cara membuat briket cangkang sawit

Keunggulan dan Cara Membuat Briket Arang Cangkang Sawit

Cara membuat briket cangkang sawit bisa dikatakan susah-susah gampang. Perubahan dan perkembangan yang sangat kekinian, pasalnya varietas kelapa sawit tak hanya sekedar dijadikan bahan baku penghasil minyak.

Namun, tumpukan limbah produksi cangkang yang sampai saat ini masih menjadi keluhan masyarakat bisa dimanfaatkan dengan baik. Suatu hal yang dibiarkan begitu saja ternyata bisa diolah menjadi bahan baku yang mempunyai nilai jual tinggi, ramah lingkungan serta tanpa adanya pencemaran polusi.

Salah satu pemanfaatan dari limbah carang atau tempurung sawit tersebut yaitu dengan dijadikan briket arang cangkang sawit. Karakteristik dari tempurung yang keras mempunyai berbagai kombinasi unsur di dalamnya.

Diantara kombinasi unsur tersebut seperti abu, kadar air dan karbon aktif, dengan penguapan yang tinggi yang bisa dijadikan bahan baku yang efisien.

 

Membuat Briket Cangkang Sawit

cara membuat briket cangkang sawit

Pada dasarnya briket arang adalah salah satu alternatif dari bahan bakar yang bahan utamanya kayu dan juga tempurung kelapa atau sawit. Briket ini bisa dipakai menjadi pengganti sumber daya alam purba yang sangat dibutuhkan oleh semua orang.

Untuk membuat briket arang, kamu bisa memakai alat pembuat briket. Mesin briket arang ini bisa memudahkan produsen briket cangkang sawit dalam proses produksinya. Berikut beberapa tahapan dalam membuat briket cangkang sawit, antara lain :

  1. Sabut yang melekat pada cangkang dibersihkan sampai bersih tak tersisa. Hal ini karena jika sabut masih ada pada cangkang, maka kualitas dari arang yang dihasilkan akan menurun.
  2. Cangkang sawit dimasukkan ke dalam drum atau wadah, jangan sampai isinya terlalu penuh karena dibutuhkan ruang untuk proses pengadukan agar arang yang dihasilkan merata sempurna. Apabila drum atau wadah yang dipakai dalam keadaan tertutup, buatlah lubang agar asap hasil dari pembakarannya bisa keluar, untuk ukuran lubang drum standar cukup sekitar 3 inchi saja.
  3. Drum atau wadah dibakar dari bawah, jangan sampai cangkang sawit terbakar langsung atau bersentuhan langsung dengan api. Jaga api agar tetap besar hingga asap tidak ada lagi yang keluar dari drum. Jika memakai wadah, jangan sampai cangkang sawit berubah warna menjadi hitam.
  4. Untuk proses pembakaran umumnya memakan waktu sekitar 2 jam jika api pembakarannya tetap dijaga.
  5. Diamkan briket arang tersebut sekitar 6 jam untuk proses pendinginan.
  6. Apabila sudah melewati proses pendinginan, briket cangkang sawit siap untuk dipakai.

Pembuatan briket cangkang sawit memang tidak bisa dibilang gampang dan juga tidak bisa dibilang susah. Setelah mengetahui hal tersebut, alangkah baiknya kamu mengetahui beberapa keunggulan dari menggunakan briket cangkang sawit. Berikut diantaranya :

A. Hemat dan Ekonomis

Dalam menggunakan briket arang yang bahan dasarnya adalah cangkang sawit pastinya lebih hemat dan juga ekonomis. Bahan baku pembakaran alternatif yang satu ini cocok sekali untuk kamu yang ingin menghemat pengeluaran untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Hal ini karena briket arang cangkang sawit ini sangat awet dan tahan lama, harganya pun terjangkau tetapi kualitasnya terpercaya dan sudah tidak diragukan lagi.

B. Lebih Aman

Dengan kamu memilih untuk memakai briket arang cangkang sawit sebagai bahan bakar utama untuk memasak di dapur, berarti kamu sudah menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini karena memakai kompor gas berisiko terjadinya ledakan pada tabung.

C. Ramah Lingkungan

Keunggulan yang selanjutnya yaitu briket arang cangkang sawit ini ramah terhadap lingkungan. Hal ini karena cangkang sawit mempunyai kandungan unsur yang banyak manfaat. Diantaranya yaitu mempunyai kadar abu yang minim, yaitu hanya sekitar 2 sampai 3 %.

Sehingga bekas dari pembakarannya pun menyisakan abu yang minim. Selain itu, cangkang sawit juga mempunyai kandungan intensitas kadar air yang lembab dengan besar sekitar 7 sampai 8 %, karbon aktif murni dengan banyak intensitas sekitar 20 sampai 22 %, dan juga kuantitas volatile matter yang bisa dikategorikan cukup tinggi, yaitu sekitar 69 sampai 70 %.

Semua kandungan unsur yang disebutkan sebelumnya yang membuat status dari briket cangkang sawit ramah terhadap lingkungan sebagai media utama bahan bakar.