rukun nikah

Syarat dan Rukun Nikah Menurut Islam

Menikah merupakan satu jenjang yang akan dilewati oleh banyak orang. Ketika ingin membangun rumah tangga, maka berkomitmen dengan pasangan dan mencatatkan pernikahan merupakan hal yang perlu dilakukan. Setiap pasangan yang ingin menikah tersebut bisa mencatatkan pernikahannya dengan mengikuti aturan yang diinginkan. Untuk pesta pernikahan sendiri merupakan pilihan dan tidak wajib untuk dilaksanakan, karena ada juga yang menginginkan pernikahan sederhana di KUA. Akan tetapi agar pernikahan bisa syah dan diakui, penting agar pernikahan tersebut mengikuti syarat dan rukun nikah dalam Islam bagi seorang muslim.

rukun nikah

Adalah untuk syarat nikah menurut Islam yang perlu diperhatikan adalah:

•    Syarat pernikahan yang pertama adalah beragam Islam. Di Islam mempunyai tatacara dengan ijab kabul yang diucapkan untuk dapat mengesahkan pernikahan yang diadakan. Syarat pernikahan yang satu ini adalah suami dan istri yang beragama Islam.

•    Syarat selanjutnya adalah bukan mahram yang akan membuat pernikahan syah. Bagi pasangan tidak boleh untuk dibesarkan dan disusui dari orang yang sama sehingga menjadi saudara sepersusuan dan saudara lainnya.

•    Syarat ketiga adalah disaksikan dan diketahui oleh wali nikah bagi mempelai perempuan dan wali nikah harus laki-laki.

•    Pernikahan dalam Islam juga perlu untuk dihadiri oleh saksi minimalnya 2 orang yang berada pada sisi mempelai pria dan wanita. Syarat sebagai saksi pernikahan sendiri merupakan seorang Muslim, dewasa, dan mengerti maksud dari akad.

•    Tidak iram atau berhaji.

•    Pernikahan bukan paksaan dan masing-masing pihak setuju untuk menikah.

Sedangkan untuk rukun nikah terdiri dari lima hal, yaitu:

•    Pertama adalah adanya pasangan yaitu mempelai laki-laki dan perempuan.

•    Selanjutnya ada wali yang mendampingi mempelai perempuan.

•    Adanya dua saksi yang menyaksikan diberlangsungkannya acara pernikahan.

•    Adanya ijab kabul yang diucapkan dari wali pengantin perempuan.

•    Adanya pengucapan kabul dari pengantin laki-laki ataupun yang mewakili.

Rukun dan syarat nikah di dalam Islam tersebut perlu diperhatikan, sehingga dapat untuk memulai sebuah hubungan baru rumah tangga bagi pasangan yang setuju untuk menikah. Dengan rukun dan syarat yang terpenuhi maka diharapkan pernikahan dapat berjalan lancar dan sah menurut Islam.